Mon, 01 Jun, 2026
MANADO – RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gedung CVBC, Senin (1/6/2026).Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan, pegawai, serta tenaga kesehatan dan lainnya.
Pelaksanaan upacara mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diterbitkan pada 21 April 2026.
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Upacara tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., MSi, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE, Ak., MM.
Dalam pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan oleh Prof. Starry Rampengan, ditegaskan bahwa Pancasila merupakan "bintang penuntun" yang telah terbukti mampu menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia dinilai menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.
Pidato tersebut juga menyoroti peran Indonesia di kancah internasional yang terus berkomitmen mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.
Nilai-nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen penting dalam diplomasi dan penyelesaian konflik dunia.
Selain itu, generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau hafalan. Pemerintah pusat dan daerah juga diingatkan agar setiap kebijakan publik berlandaskan prinsip keadilan sosial serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, RSUP Kandou menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelayanan kesehatan, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di lingkungan kerja.
Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi seluruh civitas RSUP Kandou untuk memperkokoh komitmen kebangsaan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.***(Humas Kandou)