Wed, 20 May, 2026
MANADO — Pelayanan prima dan humanis yang terus diterapkan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado kembali mendapat apresiasi dari pasien dan keluarga. Kali ini, ungkapan terima kasih datang dari keluarga pasien Ibu Jenny Lonteng melalui sebuah surat tulisan tangan yang disampaikan usai menjalani masa perawatan dan operasi di RS Kandou.
Dalam surat tertanggal Rabu, 20 Mei 2026 tersebut, keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dokter, perawat hingga petugas kebersihan dan pengantar makanan atas pelayanan yang diberikan selama proses perawatan di RS Kandou Irina B.
“Berkat penanganan dokter dan semua perawat, kondisi Ibu Jenny Lonteng sudah semakin membaik. Terima kasih sudah merawat selama masa perawatan dan operasi yang tidak mudah,” tulis keluarga dalam surat tersebut.
Keluarga juga mengaku terkesan dengan perhatian, kasih sayang dan senyuman yang diberikan tenaga kesehatan setiap hari kepada pasien.
“Terima kasih atas setiap perhatian, kasih sayang dan senyuman di setiap hari,” lanjut isi surat tersebut.
Tak hanya tenaga medis, apresiasi juga diberikan kepada petugas kebersihan dan petugas distribusi makanan yang dinilai turut memberikan kenyamanan selama pasien menjalani perawatan di rumah sakit.
Di akhir surat, keluarga menyebut mereka pulang dengan “sejuta kemenangan dan sejuta senyum” serta mendoakan seluruh tenaga kesehatan RS Kandou agar selalu diberkati.
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, dalam setiap kesempatan tak henti henti menyuarakan pentingnya pelayanan kesehatan yang prima, profesional dan humanis kepada seluruh pasien.
Komitmen tersebut, menurutnya, tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui empati, kepedulian dan pelayanan yang tulus kepada pasien dan keluarga.
Apresiasi dari pasien ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pelayanan humanis yang terus dibangun RS Kandou mampu memberikan kesan mendalam serta menghadirkan harapan dan semangat bagi pasien yang menjalani proses penyembuhan. (Humas Kandou)