Mon, 27 Apr, 2026
RSUPKANDOU.GO.ID, Manado - RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menggelar pembahasan sistem remunerasi bersama RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (27/04) di aula lantai 2 RS Kandou. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara hybrid, menghubungkan kedua rumah sakit melalui pertemuan daring.
Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan rumah sakit yang efektif melalui sistem remunerasi yang transparan dan akuntabel. Ia sekaligus membuka kegiatan secara resmi, disertai sosialisasi Sistem Informasi Remunerasi sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola.
Turut hadir jajaran direksi RSUP Kandou, yakni Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B TKV(K), Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si., serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE, Ak, MM.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien melalui adopsi praktik terbaik serta optimalisasi sistem manajemen rumah sakit.
RSUP Kandou menjadikan RSHS Bandung sebagai rujukan pembelajaran, mengingat reputasinya sebagai rumah sakit unggulan dalam pelayanan dan tata kelola.
Dari pihak RSHS Bandung, hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Fitra Hergyana, Sp.DV, FINSDV, MH.Kes, MM, yang turut memberikan sambutan. Selain itu, Direktur Perencanaan dan Keuangan Herry Rukmana serta Manajer Tim Kerja Pelaksana Keuangan Eddie Surachman Suriadinata, SE, juga terlibat dalam diskusi.
Pertemuan ini terfokus pada pembahasan remunerasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung kinerja layanan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan di berbagai unit seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan layanan operasi. RSHS juga memaparkan target pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kualitas pelayanan dengan komposisi penilaian 60 persen layanan, 30 persen penunjang, dan 10 persen lainnya, serta pencapaian klasifikasi rumah sakit "Kelas A".
Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik terbaik yang telah diterapkan di RSHS Bandung dapat diadaptasi dan diimplementasikan di RSUP Kandou guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.(Humas Kandou)