RSUP Kandou Resmi Buka Pembinaan Tata Kelola Keuangan RSUD se-Sulut

Mon, 02 Feb, 2026


RSUPKANDOU.GO.ID, MANADO – RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Tata Kelola Keuangan Rumah Sakit Milik Daerah di Provinsi Sulawesi Utara berupa Penyusunan Laporan Monitoring Kinerja Keuangan dan Operasional Rumah Sakit, yang dilaksanakan pada 2–6 Februari 2026 di RS Kandou.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Ekwanto, SE., AK., MM., mewakili Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS.

Ekwanto dalam sambutan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pembina tata kelola bagi rumah sakit milik pemerintah daerah.

Kegiatan pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Nomor: HK.02.02/D/6014/2025 tentang Tim Pembina Tata Kelola Rumah Sakit Milik Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Milik Pemerintah Daerah, di mana RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit pembina.

"Melalui kegiatan ini diharapkan rumah sakit milik daerah mampu menyusun laporan monitoring kinerja keuangan dan operasional rumah sakit secara baik, benar, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,"ujar Ekwanto. 

Peserta kegiatan merupakan perwakilan dari RSUD Bolaang Mongondow Utara, RSUD Bolaang Mongondow Selatan, RSUD Bolaang Mongondow Timur, serta RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo. Seluruh peserta merupakan pejabat atau staf yang bertugas dan bertanggung jawab di bidang keuangan dan akuntansi rumah sakit.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi, bimbingan teknis, serta pendampingan intensif terkait penyusunan laporan monitoring kinerja keuangan dan operasional rumah sakit.

Kegiatan ini dipimpin oleh Manager Akuntansi dan BMN RSUP Kandou, Christy Nansi Gagundali, SE, bersama tim kerja Akuntansi dan BMN.

Melalui pembinaan ini, RSUP Kandou berharap terjadi peningkatan kapasitas SDM pengelola keuangan rumah sakit daerah sehingga tata kelola keuangan rumah sakit semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.(Humas Kandou)